Apakah Ini Sebuah Berkat Ataukah

Seperti anak-anak pada umumnya, Fattahul terkadang ia suka mengoceh ataupun bermain sendirian dalam tempat tidurnya. Namun dalam perjalanan waktu ada sesuatu yang diragukan dari diri Fattahul yakni dia menangis dan hanya bisa diam bila diberi minum atau disentuh. Kami mencoba tidak memberikan Fattahul minum melainkan menyentuhhnya dan memberikan mainan, tetapi ternyata Fattahul sama sekali tidak meresponnya.

Disitulah kami menduga jangan-jangan anak ini buta/tunanetra. Dan untuk mengetahuinya kamipun memeriksakannya ke dokter spesialis mata. Dan dari hasil pemeriksaan ternyata dokter mengatakan bahwa saraf-saraf mata sudah rusak, meskipun demikian kami masih bisa bersyukur bahwa pendengarnya masih cukup baik. Apakah kami masih bisa berharap mujizat terjadi padanya? ataukah kami masih bisa bersyukur bahwa fattahul akan mengalami kehidupan yang lebih baik karena ibunya menitipkan ke panti asuhan karena alasan ekonomi yang sungguh tidak mungkin memberikan kehidupan yang terbaik baginya??? Hanya Tuhanlah yang bisa menjawab doa-doa kami melalui perhatian bapak, ibu untuk anak-anak Boncel.