gototopgototop
Jalan Kramat Raya No. 134
Jakarta Pusat 10430
Tlp
Fax
Email
: +62 21 3141055
: +62 21 3141055
: info@vincentius.or.id

Kebahagiaan Dan Syukur Atas Tahun yang Baru

Ceritra anak bln januari 2012

Tahun 2011 adalah tahun yang penuh berkat bagi kami semua, baik suster, karyawan maupun anak - anak di Panti Asuhan Pondok Si Boncel ini. Oleh karena itu, kami mengadakan Misa Syukur penutupan tahun 2011dan sekaligus untuk mengawali tahun 2012 maka pesta malam tahun baru bagi anak – anak   Pondok Si Boncel adalah malam yang terindah bagi mereka.

Kami sangat senang dan bersyukur, terlebih anak - anak kami di panti ini, karena di malam Tahun Baru ini anak - anak di ajak untuk berpartisipasi menyambut pergantian tahun baru. Di malam itu sekitar pukul 23.30 anak – anak di bangunkan untuk merayakan tahun baru serta mengucap syukur atas semua yang telah berlalu sepanjang tahun 2011. Anak – anak berkumpul di halaman bermain dan terlihat anak-anak sangat antusias dan bahagia terlihat dari wajahnya saat mulai di bagikan terompet. Terompet di bagikan satu – satu, sehingga mereka tidak sabar dan langsung meniupnya dengan penuh semangat. Sehingga terdengar suara terompet mereka saling bersahut – sahutan. Seorang anak namanya Marta mendapatkannya, lalu ditiupnya terompet itu dengan semangat dan keras. Namun saat kembang api di nyalakan dan berbunyi keras, Marta terlihat ketakutan dan tidak berani memegang kembang api kecil. Dengan perlahan lahan Marta di ajak  memegang kembang api itu, dan akhirnya Marta berani memegangnya sendiri. Kebahagiaan dan rasa syukur atas Tahun Barupun terlihat di wajahnya. Namun ada beberapa anak yang tetap takut untuk memegang kembang api yang menyala itu sehingga mereka hanya melihat teman - temannya memegang kembang api yang menyala.

Ketika para karyawan memainkan petasan di udara, anak - anak merasa kaget dengan suara letusannya, namun mereka sangat menikmati indahnya kembang api di langit. Walaupun ada beberapa anak yang merasa takut dengan suara letusan kembang api itu . sehingga ada anak yang berteriak ketakutan sambil menutup telinganya, dan ada pula anak yang berlari dan bersembunyi di balik badan ibu pengasuhnya dengan maksud untuk meminta perlindungan. Setelah kembang api habis anak - anak di kumpulkan menjadi satu, dan mereka duduk bersama untuk menikmati snack tahun barunya, sambil melanjutkan meniup terompetnya sampai puaasssss..............

Di Panti kami,anak-anak terdiri dari berbagai suku dan agama. Karena di tanggal 23 januari 2012 merupakan Tahun Baru Cina/imlek maka kami mencoba mengajak anak untuk saling menghormati dengan memberi ucapan selamat kepada anak-anak yang merayakannya. Dan mereka disiapkan untuk diajak berjumpa dengan keluarganya.

Kebetulan salah seorang anak boncel yang bernama Indra,adalah anak yang cerdas dan kritis. Ketika hari sudah semakin sore ternyata Indra yang adalah anak Piatu,tidak ditengok oleh papanya.Hal ini membuat Indra sangat sedih dan kecewa. Waktu anak-anak sedang bermain bebas di halaman bermain,Indra datang mendekati seorang suster dan berkata “Suster…aku mau jadi anak Jawa,kalau menjadi anak Jawa,apakah aku dijemput????” Susternya agak bingung dengan pertanyaan Indra dan memintanya untuk mengulang beberapa kali dan teringatlah Suster tersebut bahwa hari ini adalah hari Imlek dan akhirnya susterpun menjelaskan mengapa bapaknya tidak bisa datang untuk mengucapkan Gong Xi Facai buat Indra. Ada rasa sedih,iba melihat anak-anak harus mengalami kesedihan dan penolakan hanya karena orang tuanya yang tidak memahami kerinduan seorang anak.

Namun ada anak yang sangat bahagia,misalnya Andrew karena ia diajak oleh papanya dan ketika Andrew pulang kembali ke panti, Andrew membawa oleh – oleh kue dari papanya, langsung dibagikan ke teman – temannya.Andrew merasa sangat senang, begitupun teman – temannya. Kami – para pengasuh dan suster merasa senang dan bersyukur, karena sebelum meminta Andrew untuk membagi bagikan kuenya, dengan sendirinya Andrew sudah membagikan kue itu ke teman – temannya tanpa pilih – pilih.

Ada selalu kisah menarik yang terjadi di kelompok anak unit empat (usia 1,5 th – 3 thn). Sewaktu anak – anak bermain di bangsal ( tempat bermain anak – anak) Lutfi dengan gembiranya dan dengan seriusnya memimpin adik – adiknya untuk bernyanyi. Gayanya seperti ibu pengasuhnya kalau mengajak anak – anak bernyanyi. Sekarang nyanyi ikan koki ekornya panjang, burung pipit terbang melayang, anak Tuhan harus berjuang, berkat Tuhan kita pasti menang, Pinter.......... pinter...................... anak – anak!!!

Sekarang  “ balonku ada lima “ serentak adik – adiknya menyanyikan balonku ada lima sampai lagu itu selesai, anak Nando dan Glen saja bisa sampai duduk manis.

Lutfi sambil tangannya bergerak – gerak seperti layaknya seorang Dirigen yang sering memimpin paduan suara di Gereja. Wah…Lutfi jadi pak guru,kata temannya iwan.

Ada ceritra lainnya bahwa Sewaktu anak – anak bermain di bangsal , anak – anak bermain terpimpin dengan membagikan majalah untuk dilihat gambar – gambarnya

Fabian menemukan gambar Kupu – kupu.

Floren menemukan gambar ikan

Iwan menemukan gambar balon

Semua anak – anak dengan senang dan seriusnya melihat – lihat gambar itu kecuali Lutfi. Lutfi dengan kedua tangan di dagu pandangannya jauh entah kemana sepertinya lagi melamun, entah apa yang sedang dipikirkan padahal di depan matanya adamajalah yang bisa di buka – buka dan di lihat – lihat gambarnya, tetapi Lytfi asyik melamun.

Aduh........duh...... Lutfi kangen ya tegur Bu Sri dengan bercanda. Eh............ Lutfi langsung tersenyum.Terlihat sekali walaupun seorang anak sedang berkumpul dan bermain dengan teman-temanya namun mereka tetap memiliki ruang kosong di hati mereka dimana hal tersebut hanya dapat terisi bila mereka mendapatkan kasih dan perhatian dari orang tua / keluarga mereka.