Perhimpunan Vincentius Jakarta

Membawa Cinta dan Harapan bagi Anak-anak kurang beruntung.

Banyak anak hidup tanpa orangtua, menghadapi tantangan yang menakutkan setiap hari. Bersama, kita dapat menjadi cahaya pemandu bagi mereka, memberikan kesempatan untuk bermimpi dan berkembang.

Ignatius Kardinal Suharyo

Uskup Keuskupan Agung Jakarta

Mari kita melakukan upaya-upaya konkret. “untuk membantu saudari-saudara kita yang kurang beruntung.”

Uskup Kardinal Suharyo sebagai Anggota Luar Biasa Perhimpunan Vincentius Jakarta telah memberikan arahan dan motivasi bagi kita untuk saling berbagi kepada sesama. Dalam situasi sulit seperti saat ini, solidaritas dan kepedulian terhadap orang lain menjadi semakin penting.
Melalui ajaran-ajarannya, Uskup Kardinal Suharyo mengajak kita untuk merenungkan pentingnya membantu sesama dan memberi dukungan dalam segala situasi.

Setiap Kontribusi Sangat Berarti

Tidak ada sumbangan yang terlalu kecil bila datang dari hati. Setiap rupiah yang Anda sumbangkan berkontribusi pada perubahan yang signifikan. Baik itu sumbangan sekali waktu atau donasi berulang, Dukungan finansial Anda akan memberikan makanan bergizi, pendidikan, perawatan kesehatan, dan lingkungan yang penuh kasih. Bersama, kita dapat menciptakan dampak berkelanjutan yang akan membekas sepanjang masa.

Perhimpunan Vincentius Jakarta

Perhimpunan Vincentius Jakarta
Panti Asuhan
Vincentius Putera
Vincentius Puteri
Desa Putera
Pondok si Boncel

Lokasi Panti Perhimpunan Vincentius Jakarta

Di Perhimpunan Vincentius Jakarta, kami berkomitmen untuk memberikan masa depan cerah bagi anak-anak yang terlantar. Melalui dedikasi, kerja keras, dan dukungan dari para donatur dan relawan, kami telah mencapai berbagai prestasi yang luar biasa bersama anak-anak yang kami rawat.
Yatim Piatu
0
Keluarga tidak utuh
0
Ekonomi lemah
0
Orang tua sakit
0
Vincentius Putera

Lihat Map

Vincentius Puteri

Lihat Map

Desa Putera &
Pondok Si Boncel

Lihat Map

Membawa Harapan untuk Anak Yatim:​

Cerita dan Misi Kami

Di balik setiap langkah yang kami ambil, terhampar sebuah kisah inspiratif yang telah menjadi pilar Perhimpunan Vincentius Jakarta. Berawal dari tekad untuk memberikan cahaya bagi anak-anak yang terlantar, kami telah menuliskan perjalanan panjang yang penuh dedikasi dan kepedulian. Setiap anak yang kami rawat adalah bintang yang bersinar terang, dengan potensi tak terbatas yang siap diungkapkan.

About Video

Sekilas Tentang
Perhimpunan Vincentius Jakarta

1855
1862
1885
1910
1929
1942-1945
1947
1950
1972
Didirikan dengan nama Dana Bantuan Santo Vincentius a Paulo di Batavia
Perhimpunan Vincentius Jakarta didirikan pada tanggal 29 Agustus 1855 dengan nama Dana Bantuan Santo Vincentius a Paulo di Batavia (pada tahun 1909 diubah menjadi Batavia's Vereeniging) oleh beberapa orang Katolik seperti Mgr. PM. Vrancken (Vikaris Apostolik Djakarta), Pastor Van der Grinten (Notaris JR. Klein, PA Toillez dan E. Van Polanen Petel). Notaris J.R. Kleijn yang menyiapkan akta pendirian dan memperoleh pengakuan dari pemerintah (1856), menjadi presiden pertama (1856-1859). Tujuan utama saat itu adalah membantu anak-anak keturunan Belanda (Indo-Eropa) yang menjadi masalah sosial di masyarakat. Usaha sosial ini awalnya lebih bersifat home-care, karena Perhimpunan Vincentius Jakarta belum memiliki rumah.
Pada bulan April 1862 barulah diperoleh sebuah rumah sewa di Bazaar Baroe (sekarang Pasar Baru) yang hanya mampu menampung sekitar 25 anak puteri. Pada bulan April 1864 karena kekurangan biaya, masa sewa rumah tersebut tidak dapat diperpanjang. Syukurlah para Suster Ursulin bersedia menampung mereka di Biara Ursulin.
Didirikan rumah khusus di Jalan Pos
Akhirnya pada tahun 1885 didirikan rumah khusus di Jalan Pos untuk menampung anak-anak itu. Bulan Nopember 1893 diperoleh rumah di Gang Kurni (sekarang jalan Kwini), yang menampung 29 anak putera yang diasuh oleh para Pastor Jesuit (SJ).
Dibangun sebuah rumah di Jalan Kramat Raya No.134 Jakarta
Baru pada tahun 1910 sebuah rumah bisa dibangun di Jalan Kramat Raya No.134 Jakarta. Inilah permulaan berdirinya Kompleks Kramat Raya seperti sekarang ini. Maka mulailah anak-anak puteri maupun anak-anak putera dari kedua rumah terdahulu menempati rumah milik sendiri. Para Suster Ursulin yang telah mengurus mereka selama 46 tahun, ikut pindah ke Kramat Raya. Sesudah itu jumlah anak-anak bertambah terus.
Beralih dari Pastor Jesuit kepada Para Pastor Fransiskan
Tahun 1929 tugas para Pastor Jesuit dalam hal pendidikan anak-anak putera dialihkan kepada para Pastor Fransiskan (OFM) hingga sekarang. Bulan Oktober 1939, setelah berkarya di Kramat selama 28 tahun, para Suster Ursulin akhirnya pindah ke Bidaracina. 300 anak puteri bersama dengan 12 suster pindah dari kompleks Kramat ke rumah baru di Jalan Otto Iskandardinata 76, yang kini dikenal dengan nama Panti Asuhan Vincentius Puteri. Sedangkan anak putera tetap menempati kompleks Kramat, kini disebut Panti Asuhan Vincentius Putera.
Anak-anak asuh dititipkan di Biara Ursulin
Tahun 1942-1945 keadaan menjadi kacau karena dalam masa penjajahan Jepang, para Pimpinan Panti, baik Pastor, Bruder maupun Suster Belanda masuk ke kamp-kamp tahanan. Sedangkan perumahannya digunakan oleh serdadu Jepang sebagai markas. Sementara anak-anak asuh dititipkan di Biara Ursulin dan diasuh oleh Suster-Suster Ursulin.
Didirikan Panti Asuhan Desa Putera
Atas permintaan Pemerintah Indonesia, pada tanggal 30 Juni 1947 Perhimpunan Vincentius Jakarta mendirikan Panti Asuhan Desa Putera. Tujuannya untuk menampung anak-anak terlantar dan anak-anak gelandangan korban perang kemerdekaan. Panti ini dipercayakan kepada Bruder Budi Mulia (BM) dan menempati rumah di kompleks Srengseng Sawah, Pasar Minggu.
Batavia's Vincentius Vereeniging secara resmi diubah menjadi Perhimpunan Vincentius Jakarta
Batavia's Vincentius Vereeniging secara resmi diubah menjadi Perhimpunan Vincentius Jakarta pada tanggal 31 Maret 1950. Sejak itu Panti Asuhan Vincentius memberi prioritas pelayanan kepada anak-anak yatim piatu dan terlantar, setelah itu barulah anak-anak yatim atau piatu maupun anak-anak dari keluarga broken home serta penyandang masalah sosial lainnya (anak dari keluarga retak/miskin/sakit).
Perhimpunan Vincentius Jakarta mendirikan rumah panti keempat, yakni Panti Asuhan Pondok Si Boncel
Tahun 1972 Perhimpunan Vincentius Jakarta mendirikan rumah panti keempat, yakni Panti Asuhan Pondok Si Boncel di Jalan Raden Saleh Raya No.7. Panti ini khusus menampung anak-anak balita (bawah lima tahun). Pengelolaannya dipercayakan kepada para Suster Dominikanes (OP). Dengan semakin bertambahnya jumlah anak asuh dan terbatasnya daya tampung panti, maka pada tanggal 1 April 1981 Panti Asuhan Pondok Si Boncel pindah ke kompleks baru di Srengseng Sawah Pasar Minggu, yang lebih luas serta memadai.

Video

Play Video
Drama Musikal "Nada Nada Rumahku" Show 2
Play Video
Drama Musikal "Nada Nada Rumahku" Show 1
Play Video
Ulang Tahun Perhimpunan
Play Video
Ultah PVJ 165 Tahun
Play Video
165 Tahun Konser Syukur
Play Video
Perhimpunan Vincentius Jakarta

Pertanyaan Umum

Kami senang Anda ingin lebih mengenal kami dan upaya kami dalam memberikan masa depan cerah bagi anak-anak yang terlantar. Berikut ini beberapa pertanyaan umum yang sering ditanyakan oleh orang-orang yang tertarik dengan kegiatan kami
Anda dapat berkontribusi dengan berbagai cara, seperti berdonasi, menjadi relawan, atau mendukung program-program kami. Setiap bentuk kontribusi Anda memiliki dampak yang besar dalam membantu anak-anak kami mencapai potensi terbaik mereka.

Berita & Acara

Doing Love

Nafri, a follower of Christ is always admired by those close to him; in the family environment, work environment, and in community life. Nafri has

Read More »
Satu tindakan kecil Anda

Berarti Besar bagi kehidupan Mereka

Tidak ada sumbangan yang terlalu kecil bila datang dari hati. Setiap rupiah yang Anda sumbangkan berkontribusi pada perubahan yang signifikan. Baik itu sumbangan sekali waktu atau donasi berulang, Dukungan finansial Anda akan memberikan makanan bergizi, pendidikan, perawatan kesehatan, dan lingkungan yang penuh kasih. Bersama, kita dapat menciptakan dampak berkelanjutan yang akan membekas sepanjang masa.

Vincentius Putera

Perhimpunan Vincentius Jakarta
Panti Asuhan
Vincentius Putera
Vincentius Puteri
Desa Putera
Pondok si Boncel

Berdonasi dalam bentuk barang

Pemberian donasi dapat dilakukan dengan banyak cara, diantaranya lewat uang, makanan, barang, pakaian ataupun kebutuhan pokok. Bagi Anda yang tergerak memberikan donasi dalam bentuk barang, dapat menghubungi contact person yang tertera di samping

Vincentius Putera

Vincentius Puteri

Desa Putera

Pondok Si Boncel

Dukung kami melalui program CSR

Kontribusi Anda dapat memberikan mereka lingkungan yang aman dan penuh kasih, akses pendidikan, dan sumber daya penting. Jadilah tangan yang membantu dan hadirkan harapan bagi anak-anak ini hari ini.

Perhimpunan Vincentius Putera

Perhimpunan Vincentius Jakarta
Panti Asuhan
Vincentius Putera
Vincentius Puteri
Desa Putera
Pondok si Boncel